Adam Weishaupt adalah sosok manusia yang paling dikenal di kalangan zionis dan freemason. Tidak ada revolusi apa pun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevik Rusia; selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikirannya.

Pada awalnya, dia adalah seorang pastor Katolik yang kemudian membelot menjadi pelopor yang paling gigih dalam menentang agama Kristen serta agama lainnya. Gerakan rahasia Iluminasi berkembang dengan jaringan yang “menggurita” dikarenakan dukungan dari keluarga Rothchild.6 Meyer Amschel Rothchild (1743-1812) merupakan tokoh perbankan yang sangat dominan di Jerman dan disebut sebagai dinasti, karena keturunannya memegang jaringan kerajaan dunia perbankan di Eropa dengan ambisi- ambisinya untuk menguasai perekonomian dunia. Salah satu ucapan Rothchild yang terkenal adalah:

“Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan pedulikan siapa yang berkuasa (give me control over a nations economic, and I don’t care who writes its laws).”

Motto Rothchild ini memberikan kekuatan serta dorongan seluruh anggota Iluminasi untuk tidak melewatkan segala aspek yang menggiring mereka pada diktator ekonomi yang mampu menguasai dan mengendalikan pemerintahan di pelosok dunia. Bahkan, salah satu Presiden Amerika ke-20, yaitu James Abram Garfield yang juga anggota Iluminasi berkata:

“Barangsiapa mengendalikan uang atau perekonomian suatu bangsa, maka ia akan menguasai bangsa tersebut (whomever that control the money or economic of nation, they would control the nation too).”

Adam Weishaupt juga seorang Jesuit, profesor di bidang hukum dan mengajar di Universitas Ingoldstadt, Bavaria, Jerman, sampai tahun 1770. Kekecewaan dirinya terhadap dogma-dogma Kristen Katolik menyebabkan dirinya keluar dari jabatannya sebagai pastor dan mulai mengabdikan diri pada gerakan zionis untuk mendirikan satu pemerintahan dunia (one world government) yang akan menegakkan martabat manusia dengan menghapuskan agama di muka bumi, kecuali paham setan (abolition of all religion, except satanism).

Jabatannya sebagai pastor dan Jesuit ditinggalkannya karena merasa bertentangan dengan pemikirannya yang bersifat kosmopolitan dan universalitas. Hal ini merupakan awal dari terbentuknya ordo Iluminasi. Dikatakan oleh Albert G. Mackey:

“Weishaupt yang berpandangan kosmopolitan yang mengetahui ajaran tahayul para pastor yang sewenang-wenang di bidang hukum, telah mendirikan partai oposisi di Universitas. Ini adalah awal rencana Iluminasi atau ‘penerangan’. (Weishaupt whose views were cosmopolitan and who new condemned the bigotry and supertision of the priest, established opposing party in the university. This is the beginning of the order of Illuminati or the enlightened).”

Setelah keluar dari gereja Katolik, dia mendirikan jaringan konspirasi baru yang disebut dengan Lucifer Conspiracy serta Gereja Setan (The Synagogue of Satan). Menurutnya, setan bukanlah makhluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran, keberanian, dan kebebasan. Setan sebagai makhluk telah mendapatkan pengampunan Tuhan dan sebagai bukti penebusannya setan ingin menyelamatkan manusia. Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota Iluminasi bahwa paham Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan, lambang kebebasan manusia, dan mencakup jaringan denyut kehidupan dunia secara global (Satanism is about the evolution of humanity and the promotion of freedom on individual and global scales).7

Selama lima tahun dia menyusun buku yang berjudul The Novus Ordo Seclorum yang berisi konsep-konsep, doktrin, serta teori tentang pemerintahan global. Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Sebagai penghormatan terhadap dirinya, tanggal 1 Mei dijadikan sebagai hari perayaan Komunis di seluruh dunia. Menurut Myron Pagan, langkah-langkah strategis yang ditulis Weishaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, sebagai berikut.

l. Iluminasi harus menguasai para pejabat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan uang maupun perempuan. (Monetary and sex bribery was to used to obtain control of men already in high places in the various levels of all governments and other field of endeavor).

2. Iluminasi melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang potensial, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggata Iluminasi yang prospektif di masa depan. (The Illuminati who were on the faculty of colleges and universities were to cultivate students processing exceptional mental ability and who belong to well-bred families with international leanings and recommend them for special training in internationalism).

3. Mereka yang sudah terperangkap dalam jaringan Iluminasi, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita Iluminasi akan dijadikannya sebagai agen Iluminasi di beberapa negara dan ditempatkan sebagai staf ahli atau spesialis yang mendampingi pejabat kunci pemerintah. (All influential people who were trapped to
come under the control of Illuminati, plus the students who had been specially educated and trained, were to be used as agents and placed behind the scenes of all governments as experts and specialist).

4. Iluminasi akan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, memiliki dan mengontrolnya pemerintah sedemikian rupa sebagai satu-satunya solusi sehingga mampu membentuk opini publik. (They were to obtain absolute control of the press so that all news and information could be slanted to convince the masses that a one word government is the only solution to our many and varied problems. They were also to own and control all the national radio and TV channels).

Pemikiran Weishaupt dikembangkan pula pada pola pemikiran filosof Friedrich W Nietzsche yang mengkampanyekan slogan “God is dead!” sebagai salah satu bentuk serangan terhadap agama Kristen. Dogma Kristen yang mempertuhankan Yesus adalah jiwa budak yang harus dibebaskan. Manusia hanya akan menjadi “manusia” selama dia bebas, kuat, dan melepaskan diri dari jerat dogma agama.

Keanggotaan Iluminasi sangat selektif, yaitu semua anggotanya berkualifikasi sampai ke tingkat atas yang didasarkan pada keunggulan fisik dan intelektual (bibit, bobot, dan bebet). Para anggotanya terdiri atas orang-orang penting di pemerintahan, para ahli keuangan yang mampu mengendalikan sistem perekonomian seluruh negara. 8

Untuk menjaga kerahasiaan, setiap anggota dikategorikan dalam beberapa.tingkat, di mana tingkat yang satu tidak dapat mengetahui anggotanya di tingkat yang lain. Para anggota Iluminasi diklasifikasikan ke dalam beberapa tingkatan dan dikelompokkan dalam tiga kategori besar, yaitu sebagai berikut.

Tingkat Pertama Tingkat Kedua Tingkat Ketiga
Man of Earth Lovers Hermit
Birth Life Death
Neophyt Adept Master

Keanggotaan Iluminasi yang ditampung melalui organisasi freemason mencakup seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelacur, pengedar obat, artis, agamawan, intelektual sampai para pemimpin pemerintahan. Para anggotanya ini sangat “ahli” dalam mempercepat kerusuhan serta pergolakan politik di setiap negara. Berbagai revolusi mereka rekayasa, mulai dari Revolusi Perancis, Revolusi Rusia Bolshevik, sampai tata cara untuk menggulingkan sebuah pemerintahan yang dianggap menghambat jaringan organisasinya, selalu saja ada keterlibatan pemikiran Iluminasi.

Pokoknya, tidak ada gerakan revolusi, reformasi, dan evolusi kecuali diamati dengan saksama oleh para tokoh puncak yang disebut dengan grand master atau dalam kelompok freemason termasuk dalam tingkat ketiga.

Pada tahun 1785, seorang anggota Iluminasi (ordo anti-Christ) yang bernama Lanze tertangkap di Ratisbon, Jerman, pada saat membawa dokumen rahasia yang akan diserahkan ke Grand Orient cabang lluminasi di Perancis. Dokumen tersebut berisi rencana Revolusi Perancis yang harus dilaksanakan tahun 1789. Dokumen tersebut tersimpan dengan baik sampai saat ini di musium Munich.

Tahun 1848, Karl Marx menulis Manifesto Komunis yang dipandu dan di arahkan oleh satu grup tingkat atas dari Iluminasi. Pada saat yang sama, anggota Iluminasi lainnya, yaitu Profesor Karl Ritter membuat anti tesis yang seakan-akan menantang buku Karl Marx. Padahal semuanya itu merupakan bagian dari strategi Iluminasi untuk memecah belah masyarakat, dan lebih memudahkan kelompok Iluminasi untuk melumpuhkan kedua kelompok yang saling berhadapan tersebut. Kemudian Iluminasi memutarbalikkan fakta dan “mencuci” otak kedua kelompok tersebut, lalu disuplainya senjata agar mereka saling memusnahkan satu sama lain.

Tata cara dan gerakan Iluminasi tidak mengenal moral, hukum, dan aturan kecuali hanya satu, yaitu aturan yang telah di.tuangkan dalam “protokol” (program) yang dibuat sebagai tata laksana atau prosedur para anggotanya. Mereka mempopulerkan satu hukum dengan menghalalkan segala cara –akhir dari nilai suatu hukum (the end justifies the means)–dan karenanya tidak segan membunuh anggotanya yang berkhianat atau menghalangi laju gerakan jaringannya. Peristiwa pembunuhan para tokoh pemerintahan, termasuk presiden Amerika, seringkali dikaitkan dengan gerakan Iluminasi atau freemason, dan sudah dapat diduga para pembunuhnya tidak pernah diketahui dengan pasti, menjadi misteri, atau disebut pula sebagai dark case; alias tidak bisa diungkap.

Dewasa ini, Iluminasi sudah memasuki seluruh kehidupan peradaban bangsa di dunia. Dia melakukan kendali politik dari jarak jauh. Mengadu domba antara rakyat dan pemerintahnya. Semuanya itu dilakukannya dalam rangka melemahkan bangsa tersebut agar menjadi budak “dunia baru” yang dicita-citakannya.

Doktrin Iluminasi ialah menjadikan manusia sebagai tuhan dengan kekuatan dari setan Lucifer. Manusia harus bebas dan boleh berbuat apa saja. Ia harus gigih berjuang melawan agama-agama yang ada, terutama Kristen. Itulah sebabnya, mereka membentuk satu ideologi yang sangat kental, sebuah keyakinan yang harus dihayati dan dijadikan bentuk credo ‘keyakinan’ di kalangan anggotanya.

Tujuan Iluminasi hanyalah mendirikan satu pemerintahan yang secara tersembunyi mampu mengatur dunia baru. Mereka tidak perlu menguasai jabatan negara secara formal, tetapi mampu “mencuci otak” (brainwashed) para pengambil keputusannya agar melaksanakan rencana-rencana mereka. Di suatu negara, presidennya dapat saja orang yang non Yahudi (goyim), tetapi jiwa pemerintahan, struktur budaya, serta perekonomiannya harus tunduk dan diperbudak oleh sistem Iluminasi Yahudi. Untuk itu, mereka harus menguasai Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dengan cara melakukan berbagai lobi tingkat tinggi.

Iluminasi telah menetapkan tujuh prinsip utamanya, yaitu sebagai berikut.
l. Menghapuskan seluruh pemerintahan yang berorientasi kepada nasionalisme (aboliton of all national government).
2. Menghapuskan seluruh agama kecuali ajaran setan (abolition of all religions except satanism).
3. Menghapuskan nilai-nilai kehidupan keluarga –individu harus tunduk kepada kehidupan kolektif, massa, atau partai (abolition of the family).
4. Menghapuskan hak pemilikan pribadi (abolition of private property).
5. Menghapuskan nilai pajak yang tinggi (abolition of inheritance by high inheritance taxes).
6. Menghapuskan-jiwa patriot (abolition of patriotism).
7. Menciptakan pemerintahan dunia dengan memperalat Perserikatan Bangsa-bangsa yang telah dikuasai kaum Iluminasi (Creation of the world government under the United Nations by Illuminati).

Kemerdekaan manusia tidak pernah akan tercapai selama di belenggu oleh dogma-dogma agama, sebagaimana kerinduan Nietzsche yang memimpikan Ubermensch (manusia unggul) –sebab Iluminasi menekankan falsafah kegiatannya kepada kekuasaan. Manusia baru menjadi manusia apabila mereka bebas tanpa ikatan. Manusia baru berdiri di atas kepribadiannya sendiri yang kuat melalui falsafahnya pada “3L” yaitu: life, love, and liberty (hidup, cinta, dan kebebasan) sebagai motto kehidupan yang akan membebaskannya dari “racun” agama. Dalam setiap pembicaraan atau komunikasi, mereka selalu menuliskan, “Cinta adalah hukum dan cinta di bawah kendali keinginan (love is the law, love under will).”

Gambar 1: love is the law, love under will

Pemerintahan Dunia Baru adalah tegaknya hukum kebebasan. Kebebasan serta kemauan manusia tidak bisa dibatasi. Mereka yang membatasi kemauan manusia adalah tirani. Oleh karena itu, mereka yang membatasi harus dihancurkan. Bagi kaum Iluminasi, tidak ada Tuhan kecuali manusia itu sendiri (there is no God but man). Manusialah yang menentukan segalanya di bawah bimbingan kekuasaan setan Lucifer, sebagaimana lima prinsip anggota Iluminasi sebagai berikut:

l. Manusia mempunyai hak untuk hidup dengan hukumnya sendiri, yaitu hukum yang memberikan kebebasan hidup, sesuai dengan cara manusia itu sendiri: bekerja sesuai dengan keinginannya; bermain sesuai dengan keinginannya; dan mati sesuai dengan kehendaknya, yaitu kapan dan bagaimana ia mati.

2. Manusia mempunyai hak untuk memakan apa pun yang diinginkannya; meminum apa pun yang diinginkannya; bertempat tinggal sesuai dengan kehendaknya, serta berpindah tempat tinggal di mana pun ia suka.

3. Manusia mempunyai hak untuk berpikir, untuk berbicara, membaca, menggambar, mencat, mengukir bentuk suatu bangunan, sesuai dengan kehendaknya.

4. Manusia mempunyai hak untuk mencintai yang dikehendakinya

5. Manusia mempunyai hak untuk membunuh siapapun yang dianggap merintangi kehendaknya.

Manusia adalah tuhan, mempunyai ”roh” tuhan dan berasal dari surga yang bersifat bebas. Manusia harus membebaskan dirinya dari segala ikatan bila ingin menjadi manusia yang suci seperti awal penciptaan mereka. Manusia adalah homo liberalis yang harus berusaha menjadikan dirinya sebagai “tuan” bagi dirinya sendiri (the grand master). Dia harus menuju pada satu bentuk wujud manusia unggul (Ubermensch) sebagaimana yang dicita-citakan Friedrich W. Nietzsche, seorang filosof Yahudi warga negara Jerman yang juga anggota tingkat ke-33 freemason.

Dengan doktrin-doktrinnya yang memikat serta bersifat seculum-matrialis, gerakan Iluminasi bertambah subur di dunia Barat (anglo saxon). Di Amerika dipelopori oleh James Abram Garfield, seorang anak muda jenius yang menjadi pahlawan Shilo dalam perang saudara dan atas jasanya tersebut, dia dipromosikan sebagai mayor jenderal, sehingga dia merupakan jenderal paling muda (30 tahun) dalam sejarah Amerika. Garfield adalah angggota Iluminasi pada tingkat puncak (grand orient), menjadi anggota Kongres Amerika Serikat selama 17 tahun. Pada Maret 1881, dia terpilih sebagai presiden Amerika paling singkat Tanggal 2 Juli 1881, dia di tembak oleh Charles Guiteau dan pada tanggal 19 September 1881, dia mati secara misterius, kemungkinan dibunuh oleh sesama anggota freemason pula. Sejak itu, setiap presiden Amerika selalu dalam jaringan atau restu Iluminasi dan freemason. Keputusan presiden Amerika telah dikoordinasikan dengan para anggota kongres dan senat, yang juga menjadi angggota Iluminasi dengan berbagai tingkatan. Dengan mengendalikan pucuk pimpinan pemerintahan, konglomerat, jurnalis, dan seluruh lapisan masyarakat, pihak Iluminasi dapat mewujudkan seluruh rencananya untuk menguasai dunia. Sebagai bukti penghargaan terhadap para Iluminasi, didirikanlah sebuah monumen di Washington atas saran seorang anggota Iluminasi tingkat puncak (grand orient) yang mempunyai nama sandi Priapic Senuseret. Monumen Washington merupakan simbol Amerika sebagai “setan besar”. Pada zaman Revolusi Iran menjadi jargon perjuangan mahasiswa dan Pasdaran.

Seluruh pemikiran, konsep Iluminasi, dikukuhkan dalam Kongres Zionis yang pertama di Bazel Swiss yang dipimpin oleh tokoh zionis aliran keras (ekstrem), yaitu Theodore Hertzl.

Banyak penafsiran tentang arti Jahbulon, walaupun mereka sepakat bahwa Jahbulon adalah bentuk lain dari Tuhan dengan fungsinya seperti juga “Trinitas”.

Jah berasal dari bahasa Kaldea artinya ‘Tuhan’ dan di dalam bahasa Yahudi berarti ‘kehendak Tuhan yang tidak terbatas kehendak-Nya’. Kata jah menunjukkan kekuatan yang nyata, harapan masa depan, dan sifat abadi (external existence of the most high).

Bul berasal dari bahasa Syiria artinya ‘Tuhan yang mutlak disembah karena mempunyai kekuatan dalam segala hal’.

On diambil dari kebiasaan masyarakat Mesir kuno, yang artinya ‘bapak kami yang berada di surga’. Sehingga gabungan dari ketiga komponen bahasa tersebut, Jah-bul-on adalah ‘Tuhan yang Mahakuasa dalam segala hal, yang patut disembah karena kekuasaannya tersebut’.

Akan tetapi, ditafsirkan pula bahwa jah artinya ‘yahweh’. Bul berasal dari ‘baal’ dan on mempunyai makna sama dengan Osiris (dewa Mesir kuno). Jadi, Jahbulon adalah gabungan kata antara: yahweh, baal, dan Osiris yang juga merupakan kekuatan dari Tuhan Jehovah.

Kelompok bahasa dari gereja Inggris menyimpulkan penelitiannya bahwa Jahbulon berasal dari tiga huruf alpabetis Yahudi, yaitu a-b-l yang disusun dalam segitiga piramida (Fir’aun), al-Bal artinya ‘Tuhan Bapak’ dan Lab Bal artinya ‘ruh Tuhan’ (spirit Lord).

Seluruh nafas Jahbulon adalah sifatnya Jehovah yang harus dimani oleh para pengikut agama Jehovah tersebut –mereka menyebutnya sebagai “saksi Jehovah” (Jehovah witnesses). Gerakan saksi Jehovah semakin pesat dan menjadi pesaing baru dalam dunia Kristiani, khususnya saingan Gereja Katolik Roma. Mengingat bahwa paham Iluminasi sangat antidogma dan Kerajaan Roma yang dianggapnya tiran, serta menyesatkan ajaran Kristus yang sebenarnya (anti-Christ).

Kaum freemason atau Iluminasi dan para saksi Jehovah sangat dekat dengan angka dan mistik. Setiap angka dan huruf mempunyai arti dan simbol yang sakral. Monumen Washington yang disebut sebagai “setan besar” (the great satan) terdiri atas 555 kaki tingginya yang menurut huruf Yahudi berati: 5+5+5=15. Dalam susunan alpabet menunjukkan huruf ke-10, yaitu Y (Yahweh, Jehovah) dan huruf ke-5 untuk jah yang melambangkan proklamasi kehadiran “dunia baru”.9

Yahweh sebagaimana juga Elohim adalah nama Tuhan sebagaimana tertulis di dalam Kitab Bilangan 10:35. Mereka pun yakin terhadap angka 666, angka 33, dan angka 13 sebagai angka yang mempunyai kekuatan magis.

Oleh karena itu, mereka membuat ramalan-ramalan yang dikaitkan dengan hari kiamat –the end of time atau the Armageddon- yang sebenarnya bukanlah ramalan melainkan “rencana”. Bila mereka mengatakan “Hendaklah waspada pada tanggal enam bulan enam akan terjadi huruhara.” Maka untuk mewujudkan ramalannya, mereka merekrut para pengikutnya untuk membuat huru-hara, sehingga masyarakat terpengaruh bahwa seakan-akan ramalannya terbukti dengan tepat.

Gerakan Iluminasi dan freemasonry seringkali dikelompokkan sebagai sekte bid’ah yang menyempal dari ajaran Roma Katolik. Dan dapat ditelusuri dari kesejarahannya yang modern, sejak tumbuhnya kelompok agama Advent10 dan William Miller begitu terobsesi dengan kitab Daniel dan kitab Wahyu, sehingga membuat penelitian bahwa Kristus akan datang ke bumi antara tanggal 21 Maret 1843 dan 21 Maret 1844. Walau~un perhitungan tersebut tidak terbukti, tetapi para pengikut Advent menafsirkannya secara lain. Dan salah satu golongan Advent yang terkenal adalah “Advent hari ketujuh” (seventh-day Adventist) yang mempercayai bahwa manusia setelah mati, jiwa, dan tubuhnya tersebut dalam keadaan tidur dan akan terjaga di hari kebangkitan.

Kemudian, Yesus akan memerintah selama 1.000 tahun dan semua orang yang tidak percaya akan dimusnahkan. Mereka mengharamkan membaptis anak-anak dan semua anggotanya mengorbankan sepersepuluh dari pendapatannya. Organisasinya sangat rapi dan dilaksanakan oleh para anggotanya dengan penuh suka cita. Di samping pengikut Advent, berkembang pula pemahaman baru yang disebut dengan “saksi Jehovah” yang didirikan oleh Charles Rusle (meninggal 1916) dan oleh Rutherford (meninggal 1942). Mereka merasa yakin bahwa Kristus akan datang ke bumi tahun 1914, sehingga pecahnya Perang Dunia I dihubungkan dengan kitab Wahyu 12: 7-12. Mereka sangat yakin dengan akan datangnya “dunia baru” (novus ordo seclorum). Negara dianggapnya sebagai “alat setan” dan mengharamkan anggotanya untuk ikut dinas militer dan politik.

Penafsiran serta berdirinya berbagai sekte, aliran, organisasi-organisasi di lingkungan Kristen, sangat dimungkinkan; mengingat ayat ayat yang ada di dalam kitab Injil Perjanjian Baru atau Perjanjian Lama penuh dengan dongeng yang terbuka dengan penafsiran.

Edmon Jacob mengatakan:
“Adalah sangat mungkin bahwa apa yang dikisahkan di dalam Perjanjian Lama tentang Nabi Musa dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi tidak sesuai dengan yang terjadi dalam sejarah, akan tetapi para tukang dongeng yang dapat membuat kisah secara indah dengan imajinasi untuk merangkai episode….” 11

Dengan demikian, Iluminasi memanfaatkan berbagai penafsiran serta kontradiksi diantara agama Yahudi dan Kristen yang telah berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama. Adam Weishaupt yang semula adalah seorang pastor Jesuit, tentunya sangat mendalami segala aspek teologi Kristen serta liturgi (peribadatan umat kristen, ed.) yang dialaminya dengan baik selama kesaksiannya sebagai pastor Katolik. Penyebalan dirinya pada gereja.dan mendirikan aliran-aliran bid’ah telah
“memperkaya” kontradiksi yang semakin melebar di kalangan Kristen itu sendiri.
Gambar 2: Lambang Gerakan Zionis di bidang Agama (JAHBULON)

 

1. Lingkaran berarti tanda kesatuan alam semesta (universum, sphere, dunia, planetarium).
2. Piramida artinya tanda kekuasaan dewa Osiris: ra dan isis (lambang kuburan Fir’aun yang monumental. Fir’aun mengaku sebagai Tuhan).
3. Heksagram artinya hexa ‘enam’, gramma ‘tulisan atau gambar’ yang merupakan dua piramida terbalik adalah lambang Kerajaan Sulaiman dan bintang Daud yang juga simbol pemerintahan “dunia baru” yang masing-masing sudut mempunyai muatan falsafah: pengetahuan (scire), keberanian (audere), keinginan (velle), kerahasiaan (tacere), kekinian (nouvere, seculare), dan kebebasan (libre).
4. Angka 33 artinya menunjukkan tingkatan atau degree, sistem kepangkatan bagi para anggota freemason pilihan.
5. Angka 13 artinya angka kekuasaan “setan kegelapan” (prince of darkness).
6. Angka 666 artinya angka yang mempresentasikan universal hexagram, dewa atau Tuhan.
7. Matahari artinya makrokosmos yang merupakan lambang ke-satuan universal yang suci –the holly union– atau the Beast 666. 12

Untuk melumpuhkan agama Kristen, para pengikut Iluminasi secara terang terangan mengajarkan doktrinnya melalui penyembahan kepada setan. Juga membuat penafsiran radikal yang menjungkir-balikkan keyakinan konvesional yang selama ini dianut oleh umat Kristen. Inti ajaran mereka berpusat pada keyakinan bahwa justru setanlah yang malaikat yang membawa misi untuk membebaskan manusia dari dogma dan tirani gereja. Dengan sangat bangga, mereka mengakuinya sebagai pengikut anti-Kristus dengan menamakan diri sebagai Ordo Antichrist Iluminati (OAI).

Mengapa mereka mengaku sebagai anti-Kristus? Hal itu karena mereka menganggap bahwa para pengikut Kristen konservatif –sebagaimana yang dikenal saat ini– serta Kerajaan Roma Katolik telah menyesatkan umat manusia dengan menganggap Yesus sebagai Tuhan. Mereka anti-Kristus dalam pengertian tidak mempercayai “Trinitas” maupun Yesus sebagai “roh suci”. Kristus yang sebenarnya justru adalah Jehovah atau Yahweh yang akan segera turun dengan nama Lucifer untuk menyelamatkan umat manusia dan menjadikan satu bumi (uno universum).

Dibentuknya ordo tersebut dimaksudkan pula sebagai alat propaganda anti-Kristus dan memperkenalkan Lucifer sang pembawa cahaya, bintang pagi, dan kesempurnaan, penuh dengan kebijaksanaan, sempurna dalam kecantikannya dan membimbing manusia menuju kesempurnaan sejati bagaikan awal penciptaannya di surga. Umat manusia harus diluruskan kembali keyakinannya. Mereka harus dibebaskan dari “penjara” dogma yang menganggap Yesus sebagai Tuhan. Umat manusia harus mengenal kembali setan sebagai malaikat sejati –kekuatan langit, penguasa bumi (the son of Baphomet; the child of Beast 666). Umat manusia harus diantarkan menuju millennium baru, sebuah peradaban yang hanya satu ordo di bawah kekuatan Iluminasi.

David Cherubim seorang pendeta dari ordo anti-Kristus mengatakan:
“Lucifer akan menyeru umat manusia yang akan menjadikan umat manusia di muka bumi menyembah binatang yang mempunyai lambang ‘666’ dan mengguncangkan agama Kristen, serta agama lainnya untuk menuju millennium baru yang bebas dari ajaran Kristen yang palsu.”

(Who shall cause the people of the earth to worship the Beast 666, to forsake religion of Christianity and to spiritually initiate the new millennium “kingdom” of the anti-Christ.)

Ordo anti-Kristus akan membimbing umat manusia menuju kebahagiaan sejati. Jiwa yang melangit melintasi bintang-bintang, dimana mereka akan menemukan cinta, hidup, dan kemerdekaan sejati. Mereka bercita cita untuk melakukan gerakan reformasi total yang menyeluruh. Menghancurkan sistem gereja dan agama-agama di muka bumi, sebagaimana seruan para pemimpin mereka:

“Datanglah kepadaku, wahai semua. Aku adalah anti-Kristus, kita akan melintasi istana bintang-bintang yang semuanya bercahaya dan raihlah kehidupan dan kebebasan.”

(Come into me, all of you, children of the sun. I’m an anti-Christ, shall uplift to the palace of the stars, where all is light, life and liberty).

Para pelopor ordo harus dipimpin oleh seorang Yahudi. Walaupun tidak semua Yahudi adalah pengikut Iluminasi, tetapi para pemimpin Iluminasi atau freemason pastilah seorang Yahudi.

Fanatisme keyahudian mereka tidak bisa diubah. Betapapun mereka menjadi warga negara di suatu negara, tetap saja mereka merasa bangga akan dirinya sebagai “manusia pilihan Tuhan” (the choosen god). Sebagaimana dikatakan seorang tokoh Yahudi, Rabbi Stephen S. Wise, yang juga pemimpin Iluminasi di Amerika berkata:

“Saya seorang Yahudi. Saya bukan warga negara Amerika, tetapi warga negara Dunia. Saya menjadi orang Amerika selama 63 tahun, tetapi menjadi seorang Yahudi selama 4000 tahun.”

(I am a Jew. I am not an American citizen. I am a citizen of the world. I have been an American for 63 years but I have been a Jew for 4.000 years).

Anggota atau para pemeluk Ordo Antichrist Illuminati (OAI) adalah anak anak “dewa matahari” yang harus mandiri dan mempunyai iman serta keinginan yang kuat akan terwujudnya “dunia baru” di mana dalam era tersebut seluruh umat manusia hidup bagaikan di surga dalam satu semangat anti-Kristus, yaitu terbentuknya: kesatuan bangsa-bangsa dan satu agama. Juga terbentuknya kegigihan untuk melawan seluruh kekuatan agama. Untuk itu, jaringan anggota freemason dan Iluminasi sebagai komando puncaknya harus menguasai Persatuan Bangsa-bangsa (PBB; United Nations) agar dapat mengendalikan seluruh negara yang ada di muka bumi.

Kebanggaan seorang Yahudi harus tetap ditanamkan dan diindoktrinasikan bahwa mereka adalah “ras unggulan” yang telah dipilih Tuhan. Ucapan Moses Hess (1812-1875) salah seorang tokoh sentral zionis modern berkata:

“Yahudi adalah lebih dari sekadar pengikut suatu agama, tetapi mereka ini adalah satu ras, satu bangsa yang penuh dengan ikatan persaudaraan.”